Pemkot Singkawang Desak Distribusi LPG Bersubsidi Lebih Merata: Hiswana Migas Diminta Bertindak Nyata
Info Singkawang- Pemerintah Kota Singkawang, Kalimantan Barat, menyerukan pentingnya pemerataan distribusi LPG, terutama gas bersubsidi 3 kilogram, agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan. Seruan ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, dalam forum strategis Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Hiswana Migas Pontianak yang digelar di Singkawang pada Selasa, 22 Juli 2025.
Dalam sambutannya, Tjhai Chui Mie menegaskan bahwa distribusi energi, khususnya LPG dan BBM, merupakan kebutuhan dasar yang sangat menentukan kualitas hidup masyarakat. Ia berharap Rakercab bukan hanya menjadi agenda formal tahunan, melainkan benar-benar dimanfaatkan untuk merumuskan solusi konkret atas persoalan distribusi energi yang masih kerap ditemui di lapangan.
“Forum ini bukan sekadar tempat kumpul-kumpul. Ini harus jadi ajang menyuarakan permasalahan riil di lapangan, terutama distribusi LPG yang belum merata, terutama di daerah pelosok,” kata Wali Kota Tjhai Chui Mie.

Baca Juga : Hiswana Migas Pontianak Gelar Rakercab Perdana di Singkawang, Bahas Tantangan Digitalisasi
Ajak Hiswana Migas Jadi Mitra Strategis Pemda
Wali Kota juga menyampaikan kesiapan Pemerintah Kota Singkawang untuk menjadi mitra aktif dan strategis bagi Hiswana Migas serta Pertamina. Menurutnya, tanpa sinergi dan komunikasi dua arah antara pemerintah daerah dan pelaku distribusi energi, berbagai masalah di lapangan tidak akan terselesaikan dengan baik.
“Kami di pemerintah daerah siap turun tangan, memberikan data dan mendampingi agar distribusi LPG bersubsidi bisa menyentuh masyarakat kecil secara adil dan tepat sasaran,” tegasnya.
Tjhai juga menyoroti pentingnya menyampaikan hasil Rakercab ini langsung kepada pemerintah pusat. Sebab, menurutnya, pusat tidak bisa menangkap seluruh dinamika di daerah jika tidak ada laporan atau aspirasi yang disampaikan secara langsung dari daerah.
Teknologi dan Kolaborasi Jadi Kunci Pelayanan Migas di Masa Depan
Rakercab Hiswana Migas Pontianak tahun ini tak hanya membahas distribusi energi, tetapi juga tantangan modernisasi dan transformasi digital dalam pelayanan publik. Ketua Panitia Rakercab, Thony Haryadi, menjelaskan bahwa pihaknya tengah menyusun sejumlah strategi agar pelayanan Hiswana Migas bisa beradaptasi dengan kebutuhan zaman, terutama dalam hal transparansi, efisiensi, dan penggunaan teknologi digital.
“Kami menyadari bahwa masyarakat semakin cerdas dan menuntut layanan yang cepat, transparan, dan efisien. Oleh karena itu, kami akan terus memperkuat kolaborasi antar anggota dan pemangku kepentingan agar bisa memberikan pelayanan maksimal,” kata Thony.
Ia juga menyebut Rakercab ini menjadi momentum penting untuk menyatukan komitmen seluruh anggota Hiswana Migas dalam menjaga stabilitas pasokan LPG dan BBM, terutama menjelang akhir tahun ketika permintaan biasanya meningkat.
Singkawang Siap Dukung Langkah Konkrit
Pemerintah Kota Singkawang pun menyambut baik kepercayaan yang diberikan sebagai tuan rumah Rakercab tahun ini. Tjhai Chui Mie mengaku bangga Singkawang menjadi tempat berkumpulnya para pengusaha dan pemangku kepentingan migas se-Kalimantan Barat, dan berharap hasil diskusi forum ini dapat diterjemahkan ke dalam kebijakan yang langsung menyentuh masyarakat.
“Saya harap Rakercab ini menjadi titik tolak perubahan. Terima kasih karena sudah memilih Kota Singkawang sebagai tuan rumah. Kami siap mendukung langkah-langkah konkret ke depannya,” tutup Wali Kota Tjhai.














