Pemkot Singkawang Genjot Reformasi Birokrasi Lewat Aksi Perubahan PKN Tingkat II
Info Singkawang- Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang terus berupaya membangun birokrasi yang lebih adaptif, modern, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah peluncuran Aksi Perubahan Kinerja Organisasi, sebuah program inovatif yang digagas oleh lima pejabat Pimpinan Tinggi Pratama peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II.
Acara peluncuran berlangsung di Ruang TCM Kantor Wali Kota Singkawang, Senin (11/8/2025), dan menjadi momentum penting bagi reformasi birokrasi berbasis inovasi, kepemimpinan strategis, serta kolaborasi lintas sektor.
Kelima pejabat yang terlibat antara lain:
-
Kepala Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan
-
Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM
-
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Tenaga Kerja
-
Kepala Dinas Perhubungan
-
Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah
Mereka hadir sebagai motor penggerak perubahan yang diharapkan mampu membawa transformasi nyata di berbagai sektor layanan publik.

Baca Juga : Barcelona Resmi Tutup Bursa Transfer Musim Panas 2025, Hansi Flick Mantap dengan Skuad yang Ada
Langkah Nyata, Bukan Sekadar Formalitas
Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin, menegaskan bahwa aksi perubahan ini bukan hanya formalitas dari program pelatihan, melainkan langkah nyata untuk membangun birokrasi yang inovatif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Aksi perubahan yang dihasilkan hari ini adalah wujud nyata dari kepemimpinan yang menggerakkan perubahan,” ujar Muhammadin.
Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan. Menurutnya, program ini memerlukan dukungan penuh dari seluruh perangkat daerah, mulai dari penyediaan sumber daya, pendampingan teknis, hingga integrasi ke dalam program kerja daerah.
“Mari kita jadikan momen ini sebagai tonggak memperkuat birokrasi yang profesional, responsif, dan berorientasi hasil,” tambahnya.
Proyek Perubahan yang Menyentuh Banyak Sektor
Mewakili para peserta, Awang Dicko Mehendra, Kepala Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan, mengungkapkan bahwa proyek perubahan yang dirancang menyasar bidang-bidang strategis, di antaranya:
-
Transformasi digital untuk mempercepat pelayanan publik
-
Perencanaan berbasis data demi pengambilan keputusan yang tepat sasaran
-
Penguatan layanan publik agar lebih responsif terhadap kebutuhan warga
-
Peningkatan konektivitas transportasi untuk mendukung mobilitas masyarakat
-
Pemberdayaan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah
-
Optimalisasi investasi dan ketenagakerjaan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi
“Proyek perubahan ini dirancang dengan pendekatan kolaboratif dan lintas sektor, mengutamakan dampak langsung bagi masyarakat,” kata Awang Dicko.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan program ini bergantung pada sinergi antara Pemkot, instansi vertikal, dan mitra kerja strategis.
Menuju Birokrasi yang Melesat Maju
Dengan peluncuran aksi perubahan ini, Pemkot Singkawang berharap tercipta birokrasi yang lebih modern, cepat beradaptasi terhadap tantangan, dan mampu memberikan pelayanan yang unggul. Proyek ini diharapkan menjadi cikal bakal program unggulan yang membawa manfaat nyata bagi pembangunan kota serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Seperti yang ditegaskan para pejabat penggagasnya, aksi ini bukan akhir dari proses, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan berpihak pada rakyat.














