Pemkot Singkawang Beri Bonus Umrah untuk Juara MTQ, Dorong Lahirnya Generasi Qur’ani Asli Daerah
Info Singkawang- Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar), bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Singkawang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung prestasi generasi muda Qur’ani. Sebagai bentuk apresiasi, dua kafilah Kota Singkawang yang meraih juara pertama pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-33 tingkat Provinsi Kalbar di Kapuas Hulu akan mendapatkan hadiah spesial berupa perjalanan ibadah umrah.
Ketua LPTQ Singkawang, Muslimin, menjelaskan bahwa bonus umrah ini merupakan realisasi janji Pemkot dan LPTQ kepada para peserta yang berhasil menorehkan prestasi terbaik. “Selain menerima uang pembinaan, dua juara pertama ini juga kami berikan penghargaan khusus berupa perjalanan umrah sebagai bentuk apresiasi dan motivasi agar semangat mereka terus tumbuh,” ujarnya, Selasa (…).

Baca Juga : Real Madrid dan Kylian Mbappé Kembali Absen di Gala Ballon d’Or 2025
Dua kafilah yang beruntung itu adalah Jasmine Namira Assyifa, juara pertama cabang Hifzil Quran golongan 30 juz putri, dan Alfi Khoira, juara pertama cabang Khat golongan Naskah putri. Menurut Muslimin, prestasi keduanya menjadi bukti bahwa pembinaan lokal yang dilakukan selama ini membuahkan hasil nyata.
Ia menegaskan, LPTQ Singkawang tidak pernah mengambil jalan pintas dengan meminjam peserta dari daerah lain demi mengejar peringkat. “Yang kami utamakan adalah membina generasi muda Qur’ani asli Singkawang dan membumikan nilai-nilai Al-Quran di tengah masyarakat,” tegasnya.
Meski tahun ini Kota Singkawang harus puas berada di peringkat ke-12 MTQ tingkat provinsi—turun dibanding tahun sebelumnya yang berada di posisi ke-7—Muslimin tetap merasa bangga. Baginya, capaian itu lebih berharga karena seluruh peserta benar-benar asli Singkawang atau setidaknya dibina dan dididik di kota tersebut.
“Kami sudah berupaya maksimal melalui Training Center (TC) Mandiri dan TC Terpusat yang kami laksanakan sejak tiga bulan terakhir. Pembinaan dan peningkatan kapasitas peserta juga sudah kami jalankan seoptimal mungkin. Namun keberuntungan tahun ini belum berpihak,” jelasnya.
Meskipun demikian, ia tetap optimistis pembinaan kafilah Qur’ani Singkawang akan semakin baik ke depannya.
“Saya sebagai Ketua Umum LPTQ merasa bahagia dan bangga. Prestasi ini menjadi motivasi agar kami terus meningkatkan pembinaan kader-kader Qur’ani asli Singkawang,” ujarnya.
Muslimin pun berharap agar Pemkot, lembaga pendidikan, dan masyarakat terus memberikan dukungan penuh. Menurutnya, sinergi berbagai pihak sangat penting untuk memperkuat program pembinaan sehingga lahir generasi Qur’ani yang bukan hanya berprestasi, tetapi juga menjadi teladan akhlak mulia di tengah masyarakat.
Langkah Pemkot Singkawang memberikan bonus umrah ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi para peserta MTQ di masa mendatang. Lebih dari sekadar penghargaan, hadiah ini mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam menumbuhkan bibit-bibit unggul Qur’ani sekaligus menjaga integritas lomba agar tetap murni dengan mengandalkan putra-putri asli daerah.














