Ribuan Pohon Ditanam Serentak di Singkawang, Wujud Semangat Hijau di HUT ke-24 Kota
Info Singkawang- Dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24, Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Pemerintah Kota menggelar aksi penghijauan besar-besaran dengan menanam ribuan pohon secara serentak di berbagai titik strategis pada Senin (13/10). Aksi ini menjadi simbol nyata semangat masyarakat dan pemerintah dalam menciptakan kota yang lebih hijau, sejuk, dan lestari.
Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin, menyampaikan bahwa gerakan menanam pohon ini bukan sekadar seremoni peringatan hari jadi kota, melainkan bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan. “Dalam rangka ulang tahun Pemerintah Kota Singkawang, kita galang kebersamaan untuk penghijauan kota,” ujarnya dalam rapat evaluasi persiapan kegiatan tersebut pada Minggu.
27 Titik Penghijauan Disiapkan
Untuk memastikan kegiatan berjalan maksimal, Pemerintah Kota Singkawang menyiapkan setidaknya 27 titik lokasi penanaman pohon yang tersebar di berbagai kawasan kota. Setiap titik dipilih berdasarkan kebutuhan ruang hijau dan dampak penghijauan terhadap lingkungan sekitarnya.
Salah satu lokasi utama adalah area gerbang kota, tempat sekitar 40 batang pohon tabebuya akan ditanam untuk mempercantik wajah kota. Sementara itu, ruas Jalan Pasir Panjang Kaliasin akan menjadi lokasi terbesar dengan penanaman 3.019 batang pohon mahoni. Sejumlah titik lainnya juga telah dipetakan secara rinci agar penanaman dapat memberikan manfaat ekologis jangka panjang.
“Penentuan lokasi tidak asal pilih. Kami ingin pohon-pohon ini benar-benar tumbuh subur dan memberi manfaat nyata,” jelas Muhammadin.

Baca Juga : Agrofert Catat Rekor Pendapatan €15,8 Miliar di Tengah Krisis Global
Gerakan Kolaboratif: Pemerintah dan Masyarakat Bersatu
Keistimewaan dari kegiatan penghijauan tahun ini adalah keterlibatan lintas sektor. Selain perangkat daerah, pemerintah juga mengundang partisipasi luas dari berbagai elemen masyarakat. Organisasi kemasyarakatan (ormas), lembaga swadaya masyarakat (LSM), mahasiswa, RT, dan warga turut ambil bagian dalam aksi ini.
“Bersama ormas, LSM dan mahasiswa, kita akan bergabung dengan organisasi perangkat daerah (OPD) di 26 titik utama, ditambah satu titik khusus di Jalan Ahmad Yani hingga Jalan Pelita menuju Rumah Dinas Wali Kota,” ujar Muhammadin.
Gerakan kolaboratif ini diharapkan menjadi contoh nyata bagaimana pembangunan kota yang berkelanjutan hanya bisa terwujud jika pemerintah dan masyarakat berjalan beriringan.
Momentum Menumbuhkan Kesadaran Lingkungan
Selain menambah keindahan dan kenyamanan kota, penanaman pohon juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan perkotaan. Pohon berperan vital dalam mengurangi polusi udara, menahan erosi, menjaga keseimbangan ekosistem, dan meningkatkan kualitas hidup warga.
“Kami ingin kegiatan ini menjadi gerakan berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial. Ketika masyarakat ikut merasa memiliki, maka upaya menjaga kelestarian lingkungan akan berjalan lebih kuat,” tambah Muhammadin dengan optimistis.
Menuju Kota yang Lebih Hijau dan Berkelanjutan
Dengan gerakan penghijauan ini, Pemkot Singkawang ingin menjadikan momentum ulang tahun kota sebagai langkah nyata menuju pembangunan berwawasan lingkungan. Ribuan pohon yang ditanam hari ini akan menjadi warisan hijau untuk generasi mendatang.
“Mudah-mudahan apa yang kita tanam hari ini tumbuh menjadi peneduh dan pelindung bagi masa depan Singkawang,” pungkas Muhammadin.














